Posts

Showing posts from February, 2018

Hari Sedih Sri Mulyani di Batam

Image
Menteri Keungan, Sri Mulyani bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam ekspos tangkapan sabu seberat 1,622 ton di pelabuhan Logistik Sekupang, Batam. BARELAFEU- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku sangat sedih dan khawatir terhadap peredaran narkotika di Indonesia. Tangkapan 2,932 ton sabu hanya dalam waktu kurang dari dua bulan di awal 2018 ini benar-benar memperlihatkan ancaman besar narkotika untuk masyarakat Indonesia. Meskipun ia memberikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan tim gabungan Satgassus Polri, Direktorat IV Tipidnarkoba, Bea Cukai Pusat dan Bea Cukai (BC) Batam, dalam membongkar praktek peredaran narkoba di perairan Indonesia, rasa sedih dan kekhawatirannya tetap nampak. Ia sangat serius ketika membahas ancaman, akibat, kerusakan dan dampak lain dari narkoba terhadap masyarakat. Bagaimana tidak, jika satu gram sabu diperkirakan bisa dikonsumsi oleh dua orang, makan kejahatan ini bisa merusak jutaan generasi di Indonesia. 2,932 ton sa...

Senyum Bahagia Pegawai Baru BC Batam Terlibat Amankan 1,6 Ton Sabu

Image
Zulkarnain (dua dari kanan) bersama petugas yang seangkatan dengannya ketika berjaga di pintu masuk pelabuhan Logistik Sekupang. BARELAFEU-Setelah terlibat dalam penangkapan 86 karung sabu dengan berat total 1,622 ton, Bea Cukai (BC) Batam ikut memegang tanggung jawab terhadap pengamanan kapal dan barang bukti sabu di pelabuhan logistik Sekuoang, Kecamatan Sekupang, Batam.  Ternyata beberapa petugas jaga BC Batam yang mengawasi pintu masuk pelabuhan Logistik ini adalah pegawai baru BC Batam yang mulai aktif pada 2018 ini. Ricky Zulkarnain, satu dari 40 pegawai baru BC batam yang megaku beruntung dapat pengalaman terlibat dalam pengamanan smtangkapan sabu dalam jumlah banyak ini.  Ditemui di kawasan pintu masuk pelabuhan tempat ia berjaga, Ricky yang merupakan lulusan Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN) ini  mengatakan ia sangat senang bisa bertugas. Terlibat dalam pengamanan ini adalah pengalaman pertama yang menurutnya akan sangat berguna untuknya ke d...

Kisah Egoi, 52 Tahun Menjaga Tradisi Panen Ikan Dingkis Jelang Imlek

Image
Foto: Barelafeu Caption: Egoi, 63, nelayan asal Kampung Monggak, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Batam, Kepri, ketika membagi kisahnya tiap tahun menyambut masa panen ikan dingkis jelang hari raya imlek 2569 tahun 2018. BARELANG-"Tidak pernah saya lewatkan sampai sekarang" itulah kalimat pertama yang keluar dari mulut Egoi, 63, nelayan asal Kampung Monggak, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), ketika disinggung momen panen ikan dingkis jelang perayaan imlek 2569 tahun 2018 ini. Uban yang telah nampak memutih dan gerak langkahnya yang mulai melambat, tidak menyurutkan semangat Egoi menanti kedatangan ikan dingkis. Bahkan persiapan untuk memyambut momen itu telah dilakukannya sejak jauh-jauh hari sebelumnya. Alat tangkap berupa "kelong" miliknya telah diperbaharui  beberapa  minggu sebelum masa bertelur ikan tahunan ini. Kelong adalah jenis alat tangkap berbagai jenis  biota  laut yang memang banyak di Kep...