Posts

Showing posts from December, 2019

Jelajah Sumatera Part #3 (Jejak Sejarah dan Rayuan Danau Toba)

Image
Saya selanjutnya bergeser ke Provinsi Sumut pada Sabtu (28/9/2019). Pagi-pagi sekali saya bertolak. Baru berjalan sekitar 15 menit, kendaraan yang saya tumpangi harus berhenti , ternyata seekor kucing tertabrak. Sopir mobil yang saya tumpangi berusaha menghindar, namun tetap mengenai hewan malang tersebut.  Jarak berhenti mobil dengan lokasi kejadian cukup jauh, agak menyulitkan kami menemukan kucing itu, belum lagi saat itu kondisi memang masih gelap.  Saya sempat berfikir kucing ini selamat karena tidak menemukan tanda-tanda keberadaannya. Kenyataannya tidak, seorang kawan perlahan mendekat sambil membopong kucing berwarna putih kuning dari tengah jalan.  Tidak ada darah di sekujur tubuh kucing ini, namun kondisinya saat itu sudah tidak lagi bergerak. Sang sopir kemudian mendekat sambil membawa sehelai baju mliknya, si kucing dibungkus dan dikuburkan tak jauh dari sana.  Sempat ada penumpang wanita yang menangis, kasihan dengan si kucing. R...

Cara Menuju Pulau Mubut Darat Batam

Image
Pulau Mubut Darat di suatu pagi Travelaz, BATAM-Pulau Mubut Darat telah menjadi primadona baru. Sejak dijadikan kawasan pariwisata sekitar tiga tahun lalu, pulau kecil dengan hamparan pasir putih ini selalu ramai didatangi. Suasana teduh dari lebatnya pohon kelapa juga membuat pulau ini tetap nyaman dikunjungi. Dengan fasilitas penunjang untuk aktivitas wisatawaan yang lengkap, pulau yang awalnya tidak berpenghuni ini layak kiranya masuk dalam daftar destinasi yang harus didatangi. Berikut diketengahkan beberapa hal yang mungkin bisa menuntun agar sampai ke Pulau Mubut Darat dengan aman dan nyaman. 1. Cara menuju Pulau Mubut Darat Pulau Mubut Darat terletak di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, berjaarak sekitar 80 KM dari Pusat Kota Batam. Dari pusat kota, tersedia angkutan umum (Bus) jurusan Sembulang-Jodoh setiap dua jam sekali hingga sore (Sekitar pukul 17.00 WIB) setiap harinya. Jika menggunakan bus ini, maka wisatawan akan langsung bisa turun di Dermaga/Pelabuh...

Jelajah Sumatera Part #2

Image
Bertahan di Provinsi Aceh selama enam hari, empat hari di Banda Aceh dan dua hari di Kota Sabang. Kedua kota ini (Banda Aceh dan Sabang) terasa lebih ramah dibanding Pekanbaru,walaupun memang kabut asap tipis juga sesekali terlihat. Saya singgah di Masjid Raya Baiturrahman, menyesap Kopi Solong di Ulee Kareng, menyeberang ke titik Nol Kilometer, dan bermain dengan aneka ikan di Pulau Rubiah dihari terakhir. #travelermalas

Jelajah Sumatera Part #1

Image
Meninggalkan Pekanbaru yang penuh asap, saya bergerak menuju Provinsi Aceh pada Kamis (19/9/2019). Saya sempat mampir semalam di Rantau Prapat dan semalam di Deli Serdang, Sumut. Sepanjang perjalanan  itu kabut asap masih berhias di langit Sumatera. Begitu juga dengan Sawitnya. Saya akhirnya tiba di ibukota Provinsi Aceh, Banda Aceh pada Minggu (22/9/2019). Kondisi ini sedikit bergeser dari rencana awal dimana saya lebih dulu akan menginap satu malam di Kota Lhokseumaweh. Saya bahkan sempat mengulik sedikit informasi tentang kota pelabuhan ini. Perjalanan terasa lebih berat karena pergeseran tersebut, saya baru tiba di Banda Aceh pada tengah malam, sekitar pukul 00.30 WIB. Saya terpaksa melintasi kawasan Gunung Seulawah sebelum sampai di Banda Aceh, kawasan dengan medan berliku dan curam malam itu. Saya sempat tertidur sebentar, namun kembali terjaga oleh tikungan tajam yang mengocok perut.  Cukup lama rasanya saya melintasi kawasan Gunung Seulawah ini, ...

Gunung Prau Candu Kedua

Image
Jumat (6/12) menjadi kali kedua saya menjejakkan kaki di Gunung Prau, Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng). Tapak tilas setelah sekitar enam tahun lalu pertama dan  terakhir saya ke sini. Pendakian kedua ini nampaknya juga menjadi candu kedua buat saya. Kali ini saya mendaki dengan kawan yang berbeda. Tiga kawan saya sebelumnya (@tari_wbl @dimashamdayu_ dan @ekaputridharmayanti) sudah menjadi ibu dan bapak, padahal pasti akan sangat seru andai mereka bisa bergabung. Tapi tak mengapa, toh saya masih bisa ceritakan tentang Prau pada mereka, siapa tahu mereka bisa ikut merasakan candu. Bersama empat rekan sependakian, @ruviestrada @nianovianti18 @fahmighif dan @abdualifah momen saya mendaki hampir sama dengan pendakian sebelumnya. Sama-sama berangkat malam (sekitar pukul 23.30 WIB) dan turun pada tengah hari besoknya. Lengkap dengan hujan yang mengiringi perjalanan kami. Jalur pendakian dari pos 1, pos 2, dan pertengahan antara pos 3...

Tentang Pesona Wanita

Image
                          Kiri-kanan (Adel, Lutfi, Indry) BARELAFEU-Selalu istimewa rasanya melihat wanita gunung. Daya pikat mereka terasa luar biasa besar, hmmm. Rasanya mereka adalah pesona lain di luar keindahan alam pegunungan kita.  Syukurnya, semakin kesini jumlah mereka semakin banyak, semakin memesonalah pegunungan kita. Semoga rasa istimewa mereka menyebar luas. Mendengar lenguh nafas lelah mereka di jalur menanjak, sapaan "mari mas" "mari bang" "mari kak" "semangat bang" "semangat kak" "semangat mas" dari mereka, senyum tipis malu-malu mereka ketika berpapasan, tawa riang mereka saat mencapai puncak, menjadi ekspresi yang terasa lebih asik. Coba perhatikan senyum tipis tiga wanita di atas (kiri-kanan: Adel, Lutfi, Indry). Awas terpesona. Foto di atas adalah momen terakhir saya bersua dengan mereka, tiga wanita gunung asal Palembang. Awal kami bertemu beberapa hari sebelumnya, ketika bers...