Posts

Digusur dari Tanah Leluhur, Sedihnya Jadi Warga Seranggong Batam

Image
Setelah digusur dari kampungnya, Kampung Seranggong, Kelurahan Bengkong Sadai, Kecamatan Bengkong, Batam, pada Rabu (8/1), warga Seranggong kini terkatung-katung.  Belum ada jalinan komunikasi antara warga dengan Pemerintah Kota (Pemko) maupun DPRD Kota Batam sampai saat ini. Padahal mereka yang tergusur langsung mendatangi kantor Walikota Batam sesaat setelah terjadi penggusuran. Hal serupa juga berlaku ketika mereka kembali datang di tempat bertugas orang nomor satu di Batam ini pada Kamis (9/1) pagi, tidak ada yang menemui mereka. Beralih ke DPRD Kota Batam, sampai saat ini mereka juga belum berhasil menemui satupun wakil rakyat, sampai sekitar pukul 12.56 WIB, mereka masih bertahan di depan pintu masuk utama gedung DPRD Kota Batam ini. Dari beberapa warga yang berhasil ditemui, ketidakadilan nampaknya menaungi mereka. Tergusur dari dari tempat kelahiran, yang telah ditempati sejak tahun 1930-an menurut keterangan mereka. Siti Amisah, 63, salah satu warga yang...

Roadtrip Jelajah Sumatera Part #5 Samosir-Padangsidempuan-Bukittinggi

Image
Bergerak dari Kabupaten Samosir, kami menyusuri jalan diantara perbukitan hijau yang memanjakan mata. Udara segar dan pemandangan Danau Toba yang semakin samar dari kejauhan mengiringi perjalanan kami menuju Padangsidempuan di Tapanuli Selatan. Kembali bergerak keesokan harinya, jalanan dengan tikungan tajam membawa kami menuju Bukit Tinggi. kami tiba di sore harinya dan langsung mengitari kawasan wisata Jam Gadang.

Gasing, Permainan Tradisional Melayu yang Kian Asing

Image
Meskipun masih anak-anak, kepiawaian lima pemain gasing ini tidak perlu diragukan. Mereka mahir memutar bongkahan kayu hanya dengan lilitan seutas tali. Silih berganti anak-anak ini saling memukul gasing miliknya dengan gasing lain yang lebih dulu berputar. Gasing yang berputar paling lama akan menjadi pemenang dan akan dipukul oleh pemain lain yang berada di posisi lebih tinggi, begitu seterusnya. Pemain yang berada di posisi teratas disebut Raja, sementara pemain yang paling rendah disebut Namok atau Namu. Istilah Namok/Namu ini berarti melayani. Dalam konteks permainan gasing, mereka yang posisinya Namok/Namu akan memutarkan gasingnya untuk dipukul oleh pemain di atasnya. Dari lima anak yang bermain sore itu, Niko yang duduk di kelas 4 Sekolah Dasar (SD) nampak paling mahir. Iya kerap kali menjadi raja diantara empat lawan mainnya. Gasing miliknya pun tidak terlalu besar, masih lebih besar gasing milik Niki kembarannya. Tapi jangan salah, sekal...

Gasing Di Pesisir Batam

Image
TRAVELAZ-Perjalanan ke Kampung Monggak, Kelurahan Rempang Cate, Kecamatan Galang, Batam pada Minggu (5/1), menyuguhkan pemandangan menarik. Bukan soal indahnya pemandangan kampung, melainkan aktivitas sekelompok anak yang memainkan gasing, permainan tradisional masyarakat Melayu. Mereka terasa berbeda dengan anak lain yang sudah menggeser permainan tradisional seperti Gasing ini dengan kecanggihan teknologi smartphone. Meskipun masih anak-anak, kepiawaian lima pemain gasing ini tidak perlu diragukan. Mereka mahir memutar bongkahan kayu hanya dengan lilitan seutas tali. Silih berganti anak-anak ini saling memukul gasing miliknya dengan gasing lain yang lebih dulu berputar. Gasing yang berputar paling lama akan menjadi pemenang dan akan dipukul oleh pemain lain yang berada di posisi lebih tinggi, begitu seterusnya. Pemain yang berada di posisi teratas disebut Raja, sementara pemain yang paling rendah disebut Namok atau Namu. Istilah Nam...

Cara Menuju Pulau Anak Karas Batam

Image
Suatu sore di sudut Pulau Anak Karas Kecil Terletak di bagian ujung Pulau Karas Besar, Kelurahan Karas, Kecamatan Galang, Batam, Pulau Anak Karas dikelilingi oleh sebagian besar hamparan pasir putih. Sisi lainnya ditumbuhi Mangrove dan terdapat batu-batu berukuran besar. Di bagian tengah pulau, tanah datar menghampar luas, ditumbuhi pohon kelapa yang membuat kawasan ini terasa tidak terlalu panas ketika siang hari. Sisi lainnya berupa lahan dengan kontur berbukit, menjadi tempat berdirinya menara suar penanda bagi kapal-kapal besar yang melintasi di jalur ini. Menara suar yang masih beroperasi ini merupakan menara tua yang telah berusia lebih dari 130 tahun. Di bagian pantainya, sengaja dibangun pondok-pondok kecil sebagai fasilitas bagi masyarakat atau wisatawan yang singgah di pulau ini. Busri,  warga Karas yang memiliki lahan di Pulau Anak Karas ini, mengaku juga menyediakan kamar mandi dan musola. Daya tarik lain dari pulau Anak Karas adalah Penyu. Di si...

Jelajah Sumatera Part #3 (Jejak Sejarah dan Rayuan Danau Toba)

Image
Saya selanjutnya bergeser ke Provinsi Sumut pada Sabtu (28/9/2019). Pagi-pagi sekali saya bertolak. Baru berjalan sekitar 15 menit, kendaraan yang saya tumpangi harus berhenti , ternyata seekor kucing tertabrak. Sopir mobil yang saya tumpangi berusaha menghindar, namun tetap mengenai hewan malang tersebut.  Jarak berhenti mobil dengan lokasi kejadian cukup jauh, agak menyulitkan kami menemukan kucing itu, belum lagi saat itu kondisi memang masih gelap.  Saya sempat berfikir kucing ini selamat karena tidak menemukan tanda-tanda keberadaannya. Kenyataannya tidak, seorang kawan perlahan mendekat sambil membopong kucing berwarna putih kuning dari tengah jalan.  Tidak ada darah di sekujur tubuh kucing ini, namun kondisinya saat itu sudah tidak lagi bergerak. Sang sopir kemudian mendekat sambil membawa sehelai baju mliknya, si kucing dibungkus dan dikuburkan tak jauh dari sana.  Sempat ada penumpang wanita yang menangis, kasihan dengan si kucing. R...

Cara Menuju Pulau Mubut Darat Batam

Image
Pulau Mubut Darat di suatu pagi Travelaz, BATAM-Pulau Mubut Darat telah menjadi primadona baru. Sejak dijadikan kawasan pariwisata sekitar tiga tahun lalu, pulau kecil dengan hamparan pasir putih ini selalu ramai didatangi. Suasana teduh dari lebatnya pohon kelapa juga membuat pulau ini tetap nyaman dikunjungi. Dengan fasilitas penunjang untuk aktivitas wisatawaan yang lengkap, pulau yang awalnya tidak berpenghuni ini layak kiranya masuk dalam daftar destinasi yang harus didatangi. Berikut diketengahkan beberapa hal yang mungkin bisa menuntun agar sampai ke Pulau Mubut Darat dengan aman dan nyaman. 1. Cara menuju Pulau Mubut Darat Pulau Mubut Darat terletak di Kelurahan Sembulang, Kecamatan Galang, berjaarak sekitar 80 KM dari Pusat Kota Batam. Dari pusat kota, tersedia angkutan umum (Bus) jurusan Sembulang-Jodoh setiap dua jam sekali hingga sore (Sekitar pukul 17.00 WIB) setiap harinya. Jika menggunakan bus ini, maka wisatawan akan langsung bisa turun di Dermaga/Pelabuh...

Jelajah Sumatera Part #2

Image
Bertahan di Provinsi Aceh selama enam hari, empat hari di Banda Aceh dan dua hari di Kota Sabang. Kedua kota ini (Banda Aceh dan Sabang) terasa lebih ramah dibanding Pekanbaru,walaupun memang kabut asap tipis juga sesekali terlihat. Saya singgah di Masjid Raya Baiturrahman, menyesap Kopi Solong di Ulee Kareng, menyeberang ke titik Nol Kilometer, dan bermain dengan aneka ikan di Pulau Rubiah dihari terakhir. #travelermalas

Jelajah Sumatera Part #1

Image
Meninggalkan Pekanbaru yang penuh asap, saya bergerak menuju Provinsi Aceh pada Kamis (19/9/2019). Saya sempat mampir semalam di Rantau Prapat dan semalam di Deli Serdang, Sumut. Sepanjang perjalanan  itu kabut asap masih berhias di langit Sumatera. Begitu juga dengan Sawitnya. Saya akhirnya tiba di ibukota Provinsi Aceh, Banda Aceh pada Minggu (22/9/2019). Kondisi ini sedikit bergeser dari rencana awal dimana saya lebih dulu akan menginap satu malam di Kota Lhokseumaweh. Saya bahkan sempat mengulik sedikit informasi tentang kota pelabuhan ini. Perjalanan terasa lebih berat karena pergeseran tersebut, saya baru tiba di Banda Aceh pada tengah malam, sekitar pukul 00.30 WIB. Saya terpaksa melintasi kawasan Gunung Seulawah sebelum sampai di Banda Aceh, kawasan dengan medan berliku dan curam malam itu. Saya sempat tertidur sebentar, namun kembali terjaga oleh tikungan tajam yang mengocok perut.  Cukup lama rasanya saya melintasi kawasan Gunung Seulawah ini, ...

Gunung Prau Candu Kedua

Image
Jumat (6/12) menjadi kali kedua saya menjejakkan kaki di Gunung Prau, Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng). Tapak tilas setelah sekitar enam tahun lalu pertama dan  terakhir saya ke sini. Pendakian kedua ini nampaknya juga menjadi candu kedua buat saya. Kali ini saya mendaki dengan kawan yang berbeda. Tiga kawan saya sebelumnya (@tari_wbl @dimashamdayu_ dan @ekaputridharmayanti) sudah menjadi ibu dan bapak, padahal pasti akan sangat seru andai mereka bisa bergabung. Tapi tak mengapa, toh saya masih bisa ceritakan tentang Prau pada mereka, siapa tahu mereka bisa ikut merasakan candu. Bersama empat rekan sependakian, @ruviestrada @nianovianti18 @fahmighif dan @abdualifah momen saya mendaki hampir sama dengan pendakian sebelumnya. Sama-sama berangkat malam (sekitar pukul 23.30 WIB) dan turun pada tengah hari besoknya. Lengkap dengan hujan yang mengiringi perjalanan kami. Jalur pendakian dari pos 1, pos 2, dan pertengahan antara pos 3...

Tentang Pesona Wanita

Image
                          Kiri-kanan (Adel, Lutfi, Indry) BARELAFEU-Selalu istimewa rasanya melihat wanita gunung. Daya pikat mereka terasa luar biasa besar, hmmm. Rasanya mereka adalah pesona lain di luar keindahan alam pegunungan kita.  Syukurnya, semakin kesini jumlah mereka semakin banyak, semakin memesonalah pegunungan kita. Semoga rasa istimewa mereka menyebar luas. Mendengar lenguh nafas lelah mereka di jalur menanjak, sapaan "mari mas" "mari bang" "mari kak" "semangat bang" "semangat kak" "semangat mas" dari mereka, senyum tipis malu-malu mereka ketika berpapasan, tawa riang mereka saat mencapai puncak, menjadi ekspresi yang terasa lebih asik. Coba perhatikan senyum tipis tiga wanita di atas (kiri-kanan: Adel, Lutfi, Indry). Awas terpesona. Foto di atas adalah momen terakhir saya bersua dengan mereka, tiga wanita gunung asal Palembang. Awal kami bertemu beberapa hari sebelumnya, ketika bers...

Tentang Ustad Umar

Image
BARELAFEU-Alhamdulilah, saya kembali bisa datang di Kabupaten Garut, Jabar di awal November 2019. Kedatangan saya kali ini tidak berbeda dengan kunjungan pertama saya beberapa tahun lalu, ketika itu saya numpang main dalam perjalanan kawan saya dengan kawannya orang Garut.  Kali ini saya juga numpang main, hanya saja kawan saya kali ini main di Garut agak lebih lama, di lebih banyak tempat, bukan orang Garut, dan lebih banyak orang yang ditemui. Satu diantaranya adalah Kanit Bin Tibmas Sat Binmas Polres Garut, Aipda Umar Taufik. Pada pertemuan pertama dengan beliau, kami berbincang di Mapolresta Garut selama kurang lebih satu jam. Pertemuan singkat tsb terasa berkesan, tidak hanya karena obrolan, rasa kopi Garut di tiap sesapannya ikut memberi warna. Rasa kopinya agak asam, sedap. Di ruangan berisi susunan meja-meja panjang itu, Pak Umar bercerita sedikit tentang perjalanan hidupnya, dari seorang santri dari MI, MTS, dan MA, hingga jadi polisi, "Polisi santri,...

Jelajah Sumatera, Menyusuri Jalanan Riau, Sumut, Aceh

Image
Dua becak motor (bentor) di salah satu jalanan Pulau Sumatera. BARELAFEU-Melintasi lebih dari 1.200 kilometer jalanan Kota Pekanbaru (Riau), Medan (Sumatera Utara), dan Banda Aceh (Aceh) memberi ruang lebih buat mata saya, walaupun di sepanjang perjalanan itu tidak selalu saya terjaga. Sesekali nikmatnya lika-liku jalanan di Barat Indonesia ini saya rasakan dalam nyenyaknya tidur. Selain pemandangan hamparan perkebunan Kelapa Sawit yang mendominasi, ada hal lain yang menarik hati saya ketika menyusuri beberapa wilayah di tiga provinsi ini. Satu diantaranya adalah Becak Motor (Bentor), entah mengapa bentor ini selalu menarik. Mungkin saja bentor adalah daya tarik yang sebenarnya buat saya. Nantilah kita bahas soal bentor ini.      Saya sampai di Provinsi Riau pada 12 September 2019 atau dua hari setelah memantapkan niat bertualang. Saya bertolak dari Batam menggunakan kapal ASDP. Selama sekitar 18 jam di kapal, bayangan seperti apa kondisi Provinsi Riau...

Telaga Bidadari, Oase Di Tengah Kawasan Industri Kota Batam

Image
Air terjun di Telaga Bidadari BARELAFEU-Sebagai kota industri, Batam menyajikan pembangunan kawasan industri di banyak lokasi. Geliat pembangunan sektor industri ini seolah meniadakan sisi lain Batam yang sejatinya memiliki keindahan terbilang mumpuni. Di luar garis pantai yang terbentang mengelilingi pulau, ternyata Batam memiliki kawasan hutan lindung di tengah kota yang tidak banyak diketahui orang. Dimana di kawasan ini terdapat kolam pemandian yang oleh masyarakat sekitar dinamai Telaga Bidadari . Telaga Bidadari ini sendiri berada kawasan hutan lindung Muka Kuning, Kecamatan Suangai Beduk, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Tepat berlokasi di jalur air dari bukit Daeng, sebuah bukit yang terbilang cukup besar dan tinggi di kawasan ini, membuat aliran air terus mengalir memenuhi telaga . Pada kondisi curah hujan tinggi, aliran air menuju telaga ini akan membantuk air terjun yang cukup menawan. Meskipun tidak terlalu tinggi, namun massa air...